Semangat Pramuka ke-65 Menggema di MTsN 42 Jakarta

 Semangat kepramukaan menggema di MTsN 42 Jakarta dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke-65. Upacara yang berlangsung dengan penuh khidmat ini menjadi momentum bagi seluruh warga madrasah untuk kembali menguatkan semangat kebersamaan, kedisiplinan, dan kepedulian terhadap bangsa. Dengan mengenakan seragam Pramuka, para peserta mengikuti seluruh rangkaian upacara dengan tertib dan antusias.

Peringatan Hari Pramuka ke-65 tahun ini mengusung tema “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045.” Tema tersebut menjadi pengingat bahwa Gerakan Pramuka memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang mandiri, tangguh, dan peduli terhadap berbagai tantangan bangsa, termasuk ketahanan dan kemandirian pangan.

Dalam upacara tersebut, Haris Ardiansyah dipercaya sebagai pemimpin upacara. Ia memimpin jalannya upacara dengan tegas dan penuh tanggung jawab. Kekompakan antara petugas dan peserta membuat setiap rangkaian kegiatan berjalan lancar, mulai dari penghormatan hingga penyampaian amanat pembina upacara.

Bertindak sebagai pembina upacara, Kak Sobari, S.Pd. menyampaikan amanat yang mengajak seluruh peserta untuk memahami makna Hari Pramuka secara lebih luas. Menurutnya, semangat Pramuka tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan di lapangan, tetapi juga melalui sikap disiplin, mandiri, bertanggung jawab, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.

“Generasi muda harus mampu menjadi bagian dari solusi bagi bangsa. Semangat Pramuka harus diwujudkan dalam tindakan nyata, termasuk membangun kemandirian dan kepedulian terhadap ketahanan pangan,” pesan Kak Sobari dalam amanatnya. Pesan tersebut menjadi salah satu pengingat bagi peserta didik bahwa kontribusi terhadap bangsa dapat dimulai dari hal-hal sederhana di lingkungan sekitar.

Peringatan Hari Pramuka ke-65 di MTsN 42 Jakarta juga menjadi kesempatan bagi peserta didik untuk memperkuat nilai-nilai yang terkandung dalam Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka. Nilai kedisiplinan, kerja sama, gotong royong, keberanian, dan tanggung jawab diharapkan tidak berhenti pada kegiatan upacara, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui peringatan ini, MTsN 42 Jakarta berharap semangat kepramukaan semakin tumbuh dalam diri seluruh peserta didik. Dari lingkungan madrasah, generasi muda diharapkan mampu memantapkan langkah untuk menjadi pribadi yang tangguh, mandiri, dan bermanfaat bagi masyarakat. Hari Pramuka ke-65 bukan sekadar peringatan, tetapi menjadi momentum untuk bersama-sama melangkah menuju Indonesia Emas 2045.


0 Komentar