Jakarta Timur (Humas MTsN 42 Jakarta) — MTsN 42 Jakarta menggelar upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Kamis (1/10/2026), di halaman madrasah. Kegiatan diikuti oleh kepala madrasah, guru, tenaga kependidikan, dan seluruh peserta didik. Bertindak sebagai pembina upacara, Akhmad Hakim, S.Ag., M.Si., sedangkan Khalifa Bima dipercaya sebagai pemimpin upacara. Peringatan ini menjadi momentum untuk mengenang peristiwa Gerakan 30 September 1965 (G30S) sekaligus memperkuat komitmen dalam menjaga Pancasila sebagai ideologi bangsa.
Upacara berlangsung dengan tertib dan khidmat. Seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan yang menjadi bagian dari peringatan nasional tersebut. Momentum 1 Oktober tidak terlepas dari sejarah perjuangan bangsa dalam mempertahankan Pancasila, khususnya setelah peristiwa G30S 1965 yang menewaskan enam jenderal dan seorang perwira pertama TNI Angkatan Darat, yang kemudian dikenal sebagai Pahlawan Revolusi.
Dalam amanatnya, pembina upacara menekankan pentingnya memahami sejarah bangsa dan menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Generasi muda memiliki tanggung jawab untuk menjaga persatuan dan mempertahankan nilai-nilai luhur bangsa di tengah berbagai tantangan zaman.
"Menjaga Pancasila bukan hanya tugas pemerintah atau para pendahulu kita, melainkan tanggung jawab seluruh warga negara, termasuk para pelajar. Nilai-nilai Pancasila harus tercermin dalam sikap dan perilaku kita sehari-hari," demikian pesan yang dapat disampaikan dalam amanat pembina upacara.
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila juga menjadi sarana pembelajaran sejarah bagi peserta didik. Melalui kegiatan ini, peserta didik diharapkan memahami pentingnya menjaga persatuan, menghargai jasa para pahlawan, serta menghindari sikap yang dapat memecah belah bangsa. Pemahaman sejarah diharapkan dapat membentuk generasi muda yang memiliki wawasan kebangsaan dan rasa tanggung jawab.
Sebagai lembaga pendidikan di bawah Kementerian Agama, MTsN 42 Jakarta terus berupaya menanamkan nilai-nilai kebangsaan yang sejalan dengan pembentukan karakter dan akhlak mulia. Pengamalan Pancasila diwujudkan melalui sikap toleransi, gotong royong, saling menghormati, serta menjaga kerukunan di lingkungan madrasah.
Melalui upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun 2026, MTsN 42 Jakarta mengajak seluruh warga madrasah untuk menjadikan momentum bersejarah ini sebagai pengingat pentingnya menjaga ideologi bangsa. Semangat tersebut diharapkan tidak hanya diwujudkan melalui upacara, tetapi juga melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan madrasah maupun masyarakat.




0 Komentar